Bismillahirrohmanirrohim.
🍀٤ و الحسن لغيره : الضعيف إذا تعددت طرقه على وجه يخبر بعضها بعضًا،بحيث لا يكون فيها كذاب، ولا متهم بالكذب.
Yang keempat Ikhwah Rahimakumulloh Jami'an, adalah hasan lighoirihi (hasan karena bantuan hadits yang lain), yakni : sebuah hadits dho'if apabila berbilang jalan jalan periwayatan atas sisi mereka saling mengkhabarkan kepada yang lain, di mana tidaklah ada pada mereka seorang pendusta atau diprasangkakan kepadanya bahwa dia seorang pendusta.
مثاله :حديث عمر بن الخطاب رضي تعالى الله عنه قال : كان النبي صلى الله عليه و سلم : اذا مد يديه في الدعاء لم يردهما حتى يمسح بهما وجهه. و أخرجه الترمذي، قال في ((بلوغ المرام)): و له شواهد عند أبي داود و غيره، مجموعها يقضي بأنه حديث حسن.
Sebagai contoh adalah hadits Umar Ibn Alkhothob Radhiallohu Ta'ala 'Anhu, dimana Beliau Umar Radhiallohu Ta'ala 'Anhu berkata : "Dahulu Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam apabila membentangkan kedua telapak tangan Beliau di saat berdoa, tidaklah Beliau Sholallohu 'Alaihi Wasallam menurunkan keduanya hingga mengusap dengan kedua telapak tangan tersebut wajah Beliau.".
Hadits dikeluarkan oleh At-Tirmidzi Rahimahulloh dan pula berkata Ibnu Hajar Rahimahulloh di dalam kitab Bulughul Marom : Hadits ini mempunyai penguat menurut apa yang ada pada Abi Dawud Rahimahulloh dan selainnya.
Kumpulan dari beberapa jalur periwayatan ini memberikan konsekwensi bahwasanya hadits tersebut adalah hadits hasan.
إنما سمي حسنًا لغيره، لأنه لو نظر الى كل طريق بإنفراده لم يبلغ رتبة الحسن، فلما نظر الى مجموع طرقه قوي حتى بلغها.
Disebutkan dengan hadits hasan lighoirihi hanyalah karena hadits tersebut apabila dilihat dari setiap jalan jalan periwayatannya secara berkesendirian belumlah mencapai derajat hasan, akan tetapi tatkala dilihat dari sekumpulan jalan jalannya, menjadi kuat hadits tersebut hingga bisa mencapai derajat hasan.
Bersambung insyaalloh..
Wallohu'alam.
🌍 Baarakalloh fiikum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar