Senin, 23 Agustus 2021

الآحد Hadits Ahad mustholah hadits

Tidak ada komentar:

 Bismillahirrohmanirrohim.

Setelah membahas ringkas hadits mutawatir, kini menginjak membahas hadits ahad.

🍁الثاني. : الآحاد :
Yang kedua adalah : Hadits Ahad.
أ - تعريفها.
ب - اقسامهاباعنبار الطرق مع التمثيل.
ج - اقسامها باعتبار الرتبة مع التمثيل.
ه - ما تفيده.

🌿أ - الآحاد : ما سوى المتواتر.
Al-Ahad adalah apa yang selain dari almutawatir.

🌿ب - تنقسم باعتبار الطرق إلى ثلاثة أقسام : مشهور و عزيز و غريب.
Dibagilah hadits ahad dengan melihat sisi jalan jalan yang dilalui menjadi tiga macam pembagian : masyhur, 'aziz, dan ghorib.

🍀١ - فالمشهور : ما رواه ثلاثة فاكثر، و لم يبلغ حد التواتر.
Maka almasyhur adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh tiga perowi atau lebih, namun belum mencapai derajat mutawatir.

Seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam : 

((المسلم مَنْ سَلِمَ المُسلِمُون مِنْ لِسَانِهِ و يَدِهِ.))
Seorang muslim adalah yang selamat kaum muslimin dari gangguan lisan dan tangannya. HR Bukhori, no 10,11 dalam Kitabul Iman, dan Muslim, no 42 dalam Kitabul Iman.

☘٢ - و العزيز : ما رواه اثنان فقط.
Dan al-'aziz adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh dua orang perowi saja.

Contohnya adalah seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :

((لا يُؤمِنُ اَحَدُكُم حَتَّى أَكُونَ أَحَبُّ إِلَيهِ مِنْ وَلَدِهِ و وَالِدِهِ و النَاسِ أَجمَعِينَ.))
Tidak beriman (dengan kesempurnaan iman) salah seorang kalian hingga dijadikan diriku sebagai orang yang paling dia cintai daripada kecintaan kepada anaknya, kecintaan kepada orang tuanya dan kecintaan kepada manusia seluruhnya. HR Bukhori no 15 dalam Kitabul Iman, dan Muslim no 44 dalam Kitabul Iman.

☘٣ - و الغريب : ما رواه واحد فقط.
Dan alghorib adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh satu orang perowi saja.

Seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :

((اِنَّمَا الأعمَالُ بِالنِّيَاتِ و اِنَّمَا لِكُلِّ امرِئٍ مَا نَوَى...))
Segala amal tergantung niyatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan sesuai dengan niyatnya.. HR Bukhori no 1 dalam Kitab Bada'il Wahyi, dan Muslim no 1907 dalam Kitab Al-Imaroh.

Karena hadits Umar Ibn Alkhothob tentang niyat tersebut tidak diriwayatkan dari Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam kecuali melalui Shohabat Umar Radhiallohu 'Anhu, dan tidaklah diriwayatkan dari Umar Radhiallohu 'Anhu kecuali melalui Alqomah Ibn Waqosh, dan tidaklah melalui Alqomah kecuali melalui Muhammad Ibn Ibrohim At-Taymii, dan tidaklah melalui Muhammad kecuali melalui Yahya Ibn Sa'id Al-Anshorii, seluruh mereka adalah para Tabi'in Rahimahumulloh kemudian setelah itu baru diriwayatkan hadits tersebut dari Yahya Ibn Sa'id Al-Anshorii dengan redaksi yang berbilang.

Bersambung insyaalloh..

Wallohu'alam.

🌍 Baarakalloh fiikum.

📚 Sumber : 
Kitab Mustholahul Hadits karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad Ibn Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahulloh, halaman : 9 - 10


Pengertian Hadits ahad الآحد

Tidak ada komentar:


 Bismillahirrohmanirrohim.


Setelah membahas ringkas hadits mutawatir, kini menginjak membahas hadits ahad.


🍁الثاني. : الآحاد :

Yang kedua adalah : Hadits Ahad.

أ - تعريفها.ب

 - اقسامهاباعنبار الطرق مع التمثيل

ج - اقسامها باعتبار الرتبة مع التمثيل.

ه - ما تفيده.


🌿أ - الآحاد : ما سوى المتواتر.

Al-Ahad adalah apa yang selain dari almutawatir.


🌿ب - تنقسم باعتبار الطرق إلى ثلاثة أقسام : مشهور و عزيز و غريب.

Dibagilah hadits ahad dengan melihat sisi jalan jalan yang dilalui menjadi tiga macam pembagian : masyhur, 'aziz, dan ghorib.


🍀١ - فالمشهور : ما رواه ثلاثة فاكثر، و لم يبلغ حد التواتر.

Maka almasyhur adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh tiga perowi atau lebih, namun belum mencapai derajat mutawatir.


Seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam : 


((المسلم مَنْ سَلِمَ المُسلِمُون مِنْ لِسَانِهِ و يَدِهِ.))

Seorang muslim adalah yang selamat kaum muslimin dari gangguan lisan dan tangannya. HR Bukhori, no 10,11 dalam Kitabul Iman, dan Muslim, no 42 dalam Kitabul Iman.


☘٢ - و العزيز : ما رواه اثنان فقط.

Dan al-'aziz adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh dua orang perowi saja.


Contohnya adalah seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :


((لا يُؤمِنُ اَحَدُكُم حَتَّى أَكُونَ أَحَبُّ إِلَيهِ مِنْ وَلَدِهِ و وَالِدِهِ و النَاسِ أَجمَعِينَ.))

Tidak beriman (dengan kesempurnaan iman) salah seorang kalian hingga dijadikan diriku sebagai orang yang paling dia cintai daripada kecintaan kepada anaknya, kecintaan kepada orang tuanya dan kecintaan kepada manusia seluruhnya. HR Bukhori no 15 dalam Kitabul Iman, dan Muslim no 44 dalam Kitabul Iman.


☘٣ - و الغريب : ما رواه واحد فقط.

Dan alghorib adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh satu orang perowi saja.


Seperti sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :


((اِنَّمَا الأعمَالُ بِالنِّيَاتِ و اِنَّمَا لِكُلِّ امرِئٍ مَا نَوَى...))

Segala amal tergantung niyatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan sesuai dengan niyatnya.. HR Bukhori no 1 dalam Kitab Bada'il Wahyi, dan Muslim no 1907 dalam Kitab Al-Imaroh.


Karena hadits Umar Ibn Alkhothob tentang niyat tersebut tidak diriwayatkan dari Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam kecuali melalui Shohabat Umar Radhiallohu 'Anhu, dan tidaklah diriwayatkan dari Umar Radhiallohu 'Anhu kecuali melalui Alqomah Ibn Waqosh, dan tidaklah melalui Alqomah kecuali melalui Muhammad Ibn Ibrohim At-Taymii, dan tidaklah melalui Muhammad kecuali melalui Yahya Ibn Sa'id Al-Anshorii, seluruh mereka adalah para Tabi'in Rahimahumulloh kemudian setelah itu baru diriwayatkan hadits tersebut dari Yahya Ibn Sa'id Al-Anshorii dengan redaksi yang berbilang.


Bersambung insyaalloh..


Wallohu'alam.


🌍 Baarakalloh fiikum.


📚 Sumber : 

Kitab Mustholahul Hadits karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad Ibn Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahulloh, halaman : 9 - 10



أقسام الخبر باعتبار طرق نقله إلينا PEMBAGIAN KHOBAR DENGAN MELIHAT SISI JALAN JALAN PENUKILAN HINGGA SAMPAI KEPADA KITA

Tidak ada komentar:

 🌾أقسام الخبر باعتبار طرق نقله إلينا 



PEMBAGIAN KHOBAR DENGAN MELIHAT SISI JALAN JALAN PENUKILAN HINGGA SAMPAI KEPADA KITA

Bismillahirrohmanirrohim.


ينقسم الخبر باعتبار طرق نقله إلينا إلى قسمين : متوار و آحد.

Dibagilah sebuah khobar dengan melihat jalan jalan penukilan hingga sampai kepada kita menjadi dua : mutawatir dan ahad.


🍁الأول : المتواتر : 

أ - تعريفه.

ب - اقسامه مع التمثيل.

ج - ما يفيده.


🌿أ - المتواتر : ما رواو جماعة يستحيل في العادة أن يتواطؤوا على الكذب، و أسندوه الى شيء محسوس.

Almutawatir : adalah apa apa (hadits) yang diriwayatkan oleh jama'ah, hingga mustahil berbilangnya orang tersebut  bersekongkol di atas kedustaan, dan mereka menyandarkan hadits tersebut kepada sesuatu yang jelas.


🌿ب - و ينقسم المتواتر الى قسمين : متواتر لفظَا و معنًى، و متواتر معنًى فقط.

Dan almutawatir dibagi menjadi dua : mutawatir secara lafadz dan makna, serta mutawatir secara makna saja.


➖فالمتواتر لفظًا و معنًى : ما اتفق الرواة فيه على لفظه و معناه.

Maka almutawatir secara lafadz dan makna : adalah apa yang telah disepakati oleh para perowi pada hadits tersebut, atas lafadznya dan maknanya.


Sebagai contoh sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :


((مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدهُ مِنْ النَّار.))ِ


“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mengambil tempat duduknya di Neraka” (HR. Bukhari no. 1291 dalam Kitab Aljana'iz dan Muslim no. 3 dalam Almuqodimah).


Hadits tersebut di atas, diriwayatkan dari Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam oleh lebih dari enam puluh Shahabat Radhiallohu 'Anhum, sebagian mereka termasuk sepuluh orang yang dipersaksikan sebagai penghuni surga, diriwayatkan hadits tersebut dari mereka para Shahabat dengan banyak redaksi.


➖والمتواتر معنى : ما اتفق فيه الرواة على معنًى كلي، و انفرد كل حديث بلفظه الخاص.

Dan almutawatir secara makna : adalah apa yang telah disepakati oleh para perowi atas makna hadits tersebut seluruhnya, dan berbeda setiap hadits dengan lafadznya masing masing secara khusus.



🌿ج - و المتواتر بقسميه يفيد :

Dan mutawatir dengan pembagiannya tersebut memberikan faedah :


أولًا : العلم : و هو القطع بصحة نسبته إلى من نقل عنه.

Yang pertama adalah ilmu : yakni keyaqinan atau kepastian atas benarnya penisbatan sebuah hadits kepada orang yang menukilkan hadits tersebut.


ثانيًا : العمل : بما دل عليه تصديقه إن كان خبرًا، و تطبيقه إن كان طلبًا.

Yang kedua adalah beramal : yakni beramal dengan apa yang telah ditunjukkan atasnya pembenarannya, apabila hadits tersebut merupakan sebuah khobar, dan mengemplementasikan atau  mempraktekkan apabila hadits tersebut adalah sebuah perintah atau permintaan.


Bersambung insyaalloh..


Wallohu'alam.


🌍 Baarakalloh fiikum.


📚 Sumber : 

Kitab Mustholahul Hadits karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad Ibn Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahulloh, halaman : 8 - 9.


Pelajaran mustholahul hadits

Tidak ada komentar:


 🌾أقسام الخبر باعتبار طرق نقله إلينا :


PEMBAGIAN KHOBAR DENGAN MELIHAT SISI JALAN JALAN PENUKILAN HINGGA SAMPAI KEPADA KITA :


Bismillahirrohmanirrohim.


ينقسم الخبر باعتبار طرق نقله إلينا إلى قسمين : متوار و آحد.

Dibagilah sebuah khobar dengan melihat jalan jalan penukilan hingga sampai kepada kita menjadi dua : mutawatir dan ahad.


🍁الأول : المتواتر : 

أ - تعريفه.

ب - اقسامه مع التمثيل.

ج - ما يفيده.


🌿أ - المتواتر : ما رواو جماعة يستحيل في العادة أن يتواطؤوا على الكذب، و أسندوه الى شيء محسوس.

Almutawatir : adalah apa apa (hadits) yang diriwayatkan oleh jama'ah, hingga mustahil berbilangnya orang tersebut  bersekongkol di atas kedustaan, dan mereka menyandarkan hadits tersebut kepada sesuatu yang jelas.


🌿ب - و ينقسم المتواتر الى قسمين : متواتر لفظَا و معنًى، و متواتر معنًى فقط.

Dan almutawatir dibagi menjadi dua : mutawatir secara lafadz dan makna, serta mutawatir secara makna saja.


➖فالمتواتر لفظًا و معنًى : ما اتفق الرواة فيه على لفظه و معناه.

Maka almutawatir secara lafadz dan makna : adalah apa yang telah disepakati oleh para perowi pada hadits tersebut, atas lafadznya dan maknanya.


Sebagai contoh sabda Rasulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam :


((مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدهُ مِنْ النَّار.))ِ


“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mengambil tempat duduknya di Neraka” (HR. Bukhari no. 1291 dalam Kitab Aljana'iz dan Muslim no. 3 dalam Almuqodimah).


Hadits tersebut di atas, diriwayatkan dari Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam oleh lebih dari enam puluh Shahabat Radhiallohu 'Anhum, sebagian mereka termasuk sepuluh orang yang dipersaksikan sebagai penghuni surga, diriwayatkan hadits tersebut dari mereka para Shahabat dengan banyak redaksi.


➖والمتواتر معنى : ما اتفق فيه الرواة على معنًى كلي، و انفرد كل حديث بلفظه الخاص.

Dan almutawatir secara makna : adalah apa yang telah disepakati oleh para perowi atas makna hadits tersebut seluruhnya, dan berbeda setiap hadits dengan lafadznya masing masing secara khusus.



🌿ج - و المتواتر بقسميه يفيد :

Dan mutawatir dengan pembagiannya tersebut memberikan faedah :


أولًا : العلم : و هو القطع بصحة نسبته إلى من نقل عنه.

Yang pertama adalah ilmu : yakni keyaqinan atau kepastian atas benarnya penisbatan sebuah hadits kepada orang yang menukilkan hadits tersebut.


ثانيًا : العمل : بما دل عليه تصديقه إن كان خبرًا، و تطبيقه إن كان طلبًا.

Yang kedua adalah beramal : yakni beramal dengan apa yang telah ditunjukkan atasnya pembenarannya, apabila hadits tersebut merupakan sebuah khobar, dan mengemplementasikan atau  mempraktekkan apabila hadits tersebut adalah sebuah perintah atau permintaan.


Bersambung insyaalloh..


Wallohu'alam.


🌍 Baarakalloh fiikum.


📚 Sumber : 

Kitab Mustholahul Hadits karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad Ibn Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahulloh, halaman : 8 - 9.



Pelajaran Mustholahul Hadits part 1

Tidak ada komentar:


 من كتاب (مصطلح الحديث)


SEKELUMIT TENTANG MUSTHOLAH HADITS


Bismillahirrohmanirrohim.


Alhamdulillah segala puji hanyalah milik ALLOH Shubhaanahu Wata'ala, baarakalloh fiikum. Semoga ALLOH ta'ala memudahkan segala urusan kita. Amiin.


Pertama ya Ikhwah, kita urai apa itu definisi dari mustholah alhadits.


🌾 مصطلح الحديث : 

أ - تعريفه.

ب - فائدته.


🌿 أ - مصطلح الحديث : علم يعرف به حال الراوي و المروي من حيث القبول و الرد.


Mustholahul hadits : adalah ilmu yang dengan ilmu tersebut diketahui keadaan perowi dan apa yang diriwayatkan dari sisi diterima dan ditolaknya sebuah hadits.


🌿 ب - فائدته : معرفة ما يقبل و يرد الراوي و المروي.


Faedah mempelajari ilmu mustholahul hadits : mengetahui apa yang diterima dan ditolak dari perowi dan pula apa yang diriwayatkan.


Baiklah Ikhwah, sering kita mendengar tentang : hadits, khobar, atsar, ataupun hadits qudsyi. 

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan hal tersebut?

Na'am Ikhwah, perhatikan berikut ini :


➖ الحديث : ما أضيف الى النبي صلى الله عليه و سلم من قول، أو فعل، أو تقرير، أو وصف.


Alhadits : adalah segala yang diidhofahkan atau disandarkan kepada Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam, dari ucapan, perbuatan, persetujuan, dan sifat Beliau.


➖ الخبر : بمعنى الحديث، فيُعَرَّفُ بما سبق في تعريف الحديث.


Alkhobar : adalah bermakna sebagaimana makna alhadits, definisinya pula sebagaimana definisi alhadits.


و قيل : الخبر ما أضيف الى النبي صلى الله عليه و سلم و الى غيره، فيكون أعم من الحديث و أشمل.


Dan dikatakan pula : bahwasanya alkhobar adalah apa apa yang disandarkan kepada Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam dan pula disandarkan kepada selain Beliau. Maka alkhobar di sini lebih bersifat umum dan menyeluruh dibandingkan alhadits.


➖ الأثر : ما أضيف الى الصحابي او التابعي، و قد يراد به ما أضيف إلى النبي صلى الله عليه و سلم مقيدًا فيقال : و في الأثر عن النبي صلى الله عليه و سلم.


Al-atsar : adalah apa yang disandarkan kepada para shohabat atau tabi'in, dan terkadang yang dimaksudkan dengannya adalah apa yang disandarkan kepada Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam secara keterikatannya.


Dan dikatakan pula : bahwasanya atsar adalah dari Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam.


➖ الحديث القدسي : ما رواه النبي صلى الله عليه و سلم عن ربه تعالى، و يسمى أيضا : الحديث الرباني و الحديث الإلهي.


Alhaditsul Qudsyi : adalah hadits yang diriwayatkan oleh Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam dari Robnya Shubhaanahu Wata'ala.


Dinamakan alhaditsul qudsyi sebagai alhaditsul robbanii dan pula alhaditsul ilahi.


Bersambung insyaalloh..


Wallohu'alam.


🌍 Baarakalloh fiikum.


📚 Sumber : 

Kitab Mustholahul Hadits karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad Ibn Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahulloh, halaman : 7.


Ungulan

تفيد الأخبار الاحاد سوى الضعيف. Dan khobar khobar yang ahad (selain dho'if) memberikan faedah

  Bismillahirrohmanirrohim . د - و تفيد الأخبار الاحاد سوى الضعيف. Dan khobar khobar yang ahad (selain dho'if) memberikan faedah : أولً...

 
back to top